14.10.10

Antara manajemen dan akuntansi

Satu hal yang paling aku sesali adalah saat aku harus melepaskan nim 0901102010001.
Nim yang aku dapatin dengan sangaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaattt sangat sangat susah payah.
Nim yang ngartiin kalo aku adalah mahasiswa angkatan 2009 fakultas ekonomi jurusan manajemen.

----hari itu tanggal 26 juli 2009 pukul 18.15----
Itu tanggal pengumuman UMB.
Pada waktu itu aku sangat senang berkali-kali, karena aku lulus di fakultas ekonomi jurusan manajemen.
Walaupun itu cuma pilihan kedua (pilihan pertama : akuntansi)
Tak masalah buat aku lulus di jurusan mana aja, asal aku kuliah di ekonomi.
Karna kuliah di ekonomi adalah cita2 aku sejak SMP.
Tapi itu semua jadi masalah buat orang tua aku.
Aku yang diharapin jadi dokter malah masuk ekonomi.
Ditambah lagi dengan hinaan dari paman aku yg bilang “udah kuliah di ekonomi, manajemen pula tu” (semoga Tuhan menghapus dosamu).


Kalian tau, semua aku lakuin biar aku bias kuliah di ekonomi.
--flash back--
Awalnya aku mau masuk jurusan IPS waktu SMA, tp orang tua aku ngelarang.
Dan akhirnya aku menjalani hari2 sebagai anak IPA, sampai akhirnya pengumuman uan pun tiba.
(mau pamer dikit, nilai uan aku yg paling tinggi lho di SMA. Wakaka)
masa2 bimbel untuk tes PTN pun tiba.
Dan di sinilah berbagai kebohongan itu mulai terjadi….
kebohongan pertama.
Paas bimbel tak segan2 aku langsung ambil jurusan IPS (bilang sama orang tua ambil IPC).
Lalu kebohongan kedua, aku ikut UMB ambil IPC (jelas2 aku ambil IPS :D)
*semoga Tuhan memaafkan dosaku.
Kebohongan ketiga, aku ambil formulir SNMPTN, kali ini bener2 aku ambil IPC, dengan pilihan pertama PENDIDIKAN DOKTER.
(dikarenakan formulir harus dibawa pulang, gak kayak UMB yg pake system online).
Tapi kalian tau di mana letak kebohongannya?
Aku gak ikut ujian yang pengetahuan IPA.
Hahaha…

(kembali ke awal)
Pengumumuan UMB pun menyatakan aku lulus di jurusan manajemen.
Orang tua aku  waktu itu sepertinya sangat kecewa, dan aku juga pasang wajah pura2 kecewa
*devil face
Mereka masih saja berharap aku lulus di PD melalui jalur SNMPTN.
Tetapi pada akhirnya aku sama sekali gak lulus di SNMPTN.
--Alasan orang tua aku (serta kakak2 aku) gak suka aku kuliah di manajemen :
> Terlalu rendah di mata masyarakat
> Tidak suka direndahkan oleh saudara
> Tidak boleh sama jurusan antara anak (kakak aku kuliah di manajemen juga, tapi krn kuliahnya di luar negeri, dia jadi gak dianggap remeh. Aneh.)
Mulailah perjanjian itu terjadi.
Aku harus belajar yg bener, biar bisa pindah jurusan ke akuntansi.
Dan aku oke2 aja waktu itu.

Hari2 pun berlalu begitu cepat.
Sampe2 gak terasa udah 2 smster aku kuliah di jurusan manajemen.
Dan perjanjian dengan orang tua pun harus segera aku laksankan.
Yaaa…, pindah jurusan ke akuntansi.
Dan saat itulah aku mulai jadi tidak “oke2 saja”
Semua yang terjadi selama satu tahun bersama mereka sangat sulit untuk dilepaskan.

Sebulan lebih pengurusan pindah memindah kepindahan pun selesai.
Aku memang diterima di akuntansi, tapi apa yang aku rasakan?
Gak ada, biasa aja. Tak seindah ketika lulus di manajemen.
Dan sekarang aku mulai mencoba untuk bertahan di akuntansi.

Ketika aku kuliah di manajemen aku bisa jadi diri sendiri, aku gak perlu jaim, bisa seleboran.
Berbeda dengan ketika aku kuliah di manajemen, harus jadi anak yang baik dan patuh sama dosen, sama sepeti anak akuntansi laiinya. Orang-orang yang selalu menjadi orang lain, tidak berani untuk menjadi diri sendiri.
Terkadang aku sangat iri dengan teman2  di manajemen, mereka bisa sesuka hati kuliah, sesuka hati datang jam berapa, sesuka hati keluar masuk kelas ketika dosen menjelaskan.
Aku memang tak sebahagia ketika aku kuliah di manajemen, tapi itulah hidup, harus ada yang dikorbankan dan ada yang mengalah.
Dan menurut aku, kuliah di manajemen lebih membahagiakan dari pada kuliah di akuntansi.

Sebagai kesimpulan dapat kita garis bawahi :
Ketika kita punya cita2, kita harus berani untuk memperjuangkan dan mempertahankannya. Walaupun terkadang hal itu membuat hati orang lain terluka (tapi jangan kelewatan).

Aku rasa kalian udah ngerti kenapa aku pindah ke akuntansi.
Jadi aku mohon jangan tanyakan lagi hal itu ketika kita jumpa di mana aja.

Aku sayang sama semua teman2 aku di manajemen dan keluarga besar HMM pastinya..
*nanti kita sambung lagi

Mp3 search

Masukan Nama Penyanyi - Judul Lagu

Free Download Mp3 Gratis

Blog Archive